Home » Download » PERJANJIAN SEWA-MENYEWA RUKO

PERJANJIAN SEWA-MENYEWA RUKO

PERJANJIAN SEWA-MENYEWA RUKO

Perjanjian sewa menyewa ini yang selanjutnya disebut sebagai “Perjanjian” ditandatangani pada tanggal (*), oleh dan antara:
Asharyanto, Wiraswasta, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor. (*), berlamat di Jalan kemuningan 1 no. 15, Jakarta Selatan. Selanjutnya disebut sebagai “Pemberi Sewa
Zeni, Pengusaha, Pemegang Kartu Tanda Penduduk No. (*), belamat di Jalan Tb. Simatupang no 15, Jakarta Selatan. Selanjutnya disebut sebagai “Penerima Sewa
Pemberi Sewa dan Penerima Sewa secara bersama-sama disebut sebagai “Para Pihak” dan secara sendiri-sendiri disebut sebagai “Pihak”.
Menerangkan :
A. Bahwa Pemberi Sewa merupakan Pemilik atas Rumah Kantor seluas 200 m2 (dua ratus meter persegi) yang dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik Tanah No. (*) dan Izin Mendirikan Bangunan No. (*) yang terletak di Jalan Tebet Timur no. 15 RT 008, RW 014, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan dengan (“RUKO”) dengan peta terlampir.
B. Bahwa Pemberi Sewa dengan ini sepakat memberikan sewa atas sebuah RUKO, dan Penerima Sewa menyetujui untuk menerima sewa RUKO dari Pemberi Sewa, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1
Objek Sewa

1. Para Pihak Sepakat untuk menyepakati Sewa Menyewa atas sebuah RUKO yang akan digunakan sebagai tempat usaha Pihak Kedua. Penerima Sewa menyewa RUKO hanya untuk tujuan tempat usaha Rumah Makan dan Pemberi Sewa mengetahui dan menyetujui tujuan persewaan oleh Penerima Sewa.

Pasal 2
Jangka Waktu Sewa

1. Persewaan RUKO ini berlaku untuk 2 (dua) tahun lamanya (“Jangka Waktu Sewa”), yang berlaku sejak ditandatanganinya Perjanjian ini sampai dengan (*).
2. Perpanjangan Jangka Waktu Sewa RUKO dapat dimintakan oleh Penerima Sewa kepada Pemberi Sewa dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pemberi Sewa paling lambat 2 bulan sebelum berakhirnya masa Jangka Waktu Sewa.
3. Jangka Waktu Sewa secara otomatis diperpanjang apabila tidak adanya pemberitahuan pengakhiran sewa oleh salah satu Pihak ke Pihak lainnya dalam jangka waktu paling lambat 1 bulan sebelum berakhirnya Jangka Waktu Sewa.
4. Perpanjangan Sewa sebagaimana maksud pasal 2.3 di atas tidak mengubah Harga Sewa yang diberikan pada Perjanjian ini.

Pasal 3
Harga dan Pembayaran Sewa

1. Besarnya Harga Sewa RUKO adalah sebesar Rp 50.000.000 (lima puluh juta Rupiah) (“Harga Sewa”) dalam waktu 2 tahun.
2. Pembayaran Pertama dari Harga Sewa sebesar Rp 25.000.000 yang dibayarkan pada saat ditandatanganinya Perjanjian ini.
3. Pembayaran Kedua dari Harga Sewa sebesar Rp. 25.000.000 dibayarkan setahun kemudian sejak ditandatanganinya Perjanjian ini.
4. Apabila Penerima Sewa Terlambat membayarkan Uang Sewa yang telah jatuh tempo kepada Penerima Sewa, maka Penerima Sewa dikenakan denda sebesar 6% dari Harga Sewa setiap keterlambatan per bulannya.

Pasal 4
Biaya Lain-Lain

Pembayaran Uang Sewa pada Perjanjian ini tidak termasuk dengan biaya-biaya lain yang timbul selama Jangka Waktu Sewa, termasuk dan tidak terbatas pada:
a. Uang Listrik (PLN)
b. Uang Air;
c. Uang Keamanan;
d. Uang Retribusi daerah sekitar; dan
e. Kerusakan RUKO akibat lalainya Penerima Sewa.

Pasal 5
Pengalihan

Para Pihak Sepakat bahwa selama Jangka Waktu Sewa Para Pihak tidak akan mengalihkan Perjanjian Sewa ini kepada pihak ketiga lainnya baik sebagian maupun seluruhnya dari RUKO tanpa persetujuan Para Pihak.

Pasal 6
Hak dan Kewajiban

1. Kewajiban Pemberi Sewa adalah sebagai berikut:
a. Menyerahkan kunci RUKO pada Penerima Sewa selambat-lambatnya 2 hari sejak Pembayaran Pertama dibayarkan oleh Penerima Sewa kepada Pemberi Sewa; dan
b. Sampai dengan berakhirnya Perjanjian Sewa ini, Pemberi Sewa dilarang untuk menyewakan RUKO kepada pihak ketiga lain baik sebagian maupun seluruhnya.

2. Hak Pemberi Sewa:
a. Menerima Pembayaran Sewa dari Penerima Sewa secara tepat waktu sesuai dengan Perjanjian ini; dan
b. Pengembalian RUKO sejak berakhirnya Perjanjian ini.

3. Kewajiban dari Penerima Sewa adalah sebagai Berikut:
a. Membayar Harga Sewa sesuai dengan Perjanjian ini;
b. Membayar segala biaya yang timbul akibat digunakannya RUKO oleh Penerima Sewa, termasuk dan tidak terbatas pada beban pembayaran Air, Listrik, Retribusi atas Rumah Makan;
c. Menjaga RUKO dari segala gangguan yang berdampak kerusakan terhadap RUKO;
d. Mengembalikan RUKO sejak berakhirnya Perjanjian ini;
e. Mengganti biaya perbaikan atas kerusakan yang ditimbulkan oleh Penerima Sewa; dan
f. Meminta Persetujuan Pemberi Sewa, apabila Penerima Sewa berniat merenovasi RUKO.

4. Hak Penerima Sewa adalah sebagai berikut:
a. Menggunakan RUKO sesuai dengan tujuan Sewa; dan
b. Dilindungi dari segala tuntutan hukum yang timbul antara Pemberi Sewa dengan Pihak Ketiga lainnya.

Pasal 7
Pernyataan dan Jaminan

1. Bahwa Para Pihak akan Menjamin terlaksananya setiap ketentuan yang ditetapkan dalam Perjanjian ini;
2. Bahwa Pemberi Sewa merupakan pemilik dari merupakan pemilik dari tanah dan bangunan RUKO tersebut.
3. Apabila salah satu Pihak tidak melaksanakan ketentuan Perjanjian ini, maka Pihak lain dapat membatalkan Perjanjian ini secara sepihak.
4. Apabila Pasal 4.2 terjadi, maka Pihak yang dirugikan dapat meminta uang penggantian hak terhadap pihak lain sesuai dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh Pihak lainnya pada saat tidak dipenuhinya ketentuan dalam Perjanjian ini.
5. Para Pihak berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaiakan setiap permasalahan yang timbul secara bermusyawarah dan tidak mempersengketakan setiap permasalahan yang timbul diantara Para Pihak.

Pasal 8
Keadaan Memaksa

1. Yang dimaksud dengan Keadaan Memaksa adalah peristiwa yang terjadi diluar kekuasaan Para Pihak termasuk akan tetapi tidak terbatas pada huru-hara, epidemi, kebakaran, banjir, eksplosi, pemogokan umum, perang, kekacauan sosial dan bencana alam yang mengakibatkan para pihak tidak dapat melaksanakan kewajibannya sesuai dengan Perjanjian ini.
2. Di dalam hal terjadinya keadaan memaksa tersebut sebagaimana dmaksud pasal 5.1 di atas, Maka Para Pihak akan menanggung beban masing-masing atas tanggung jawabnya masing- masing.

Pasal 9
Hukum Yang Berlaku

1. Perjanjian ini tunduk pada dan oleh karenanya harus ditafsirkan pada ketentuan Hukum Republik Indonesia dan dalam bahasa Indonesia.
2. Jika terjadi Perselisihan diantara Para Pihak yang mungkin timbul sebagai akibat penafsiran perjanjian ini, maka akan diselesaikan terlebih dahulu oleh Para Pihak Secara Mufakat, dan apabila tidak tercapai Mufakat Para Pihak sepakat untuk menyelesaikan Perselisihan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pasal 10
Lain-Lain

1. Perjanjian ini ditandatangani oleh masing-masing Pihak dalam salinan yang terpisah dimana setiap salinan yang ditandatangani dan disampaikan dianggap sebagai dokumen asli, dan seluruh salinan tersebut secara bersama-sama dianggap sebagai satu kesatuan yang memiliki kekuatan hukum yang sama.
2. Untuk tujuan pengakhiran Perjanjian ini, Para Pihak setuju secara tegas untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia,
3. Perjanjian ini hanya dapat diubah dan ditambah melalui kesepakatan Para Pihak.
4. Mengenai segala hal yang belum diatur atau belum cukup diatur pada Perjanjian ini akan dibuat kemudian oleh Para Pihk yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.
5. Kecuali dinyatakan lain dalam Perjanjian inim masing-masing Pihak harus menanggung biaya sendiri dan pajak yang terjadi dalam kaitan Perjanjian ini dan Transaksi diatur dalam Perjanjian ini.

[tanda tangan pada lembar berikutnya]

Demikian, Perjanjian ini ditandatangani oleh Para Pihak pada tanggal yang tertera dalam Perjanjian ini.

Jakarta, (*)

Pemberi Sewa

 

Materai Rp. 6000

Asharyanto

Penerima Sewa

 

 

Zeni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>