Home » Article » Gugatan » Pencabutan Gugatan oleh Prinsipal dan Biaya Sewa Hukum Mediasi

Pencabutan Gugatan oleh Prinsipal dan Biaya Sewa Hukum Mediasi

Judul Pertanyaan : Besarnya fee perundingan/mediasi lawyer secara umum

Pertanyaan : Kepada yang terhormat pengasuh rubrik hukum online, ada 2 pertanyaan yang saya ajukan :

  1. Berapa sebenarnya biaya mediasi yang dikenakan seorang pengacara ke clientnya secara profesional pada umumnya meskipun relative?
  2. Apakah seorang client diperbolehkan mencabut gugatan sendiri? Dan bagaimana cara mencabut gugatan tersebut di pengadilan negeri? Terima kasih sebelumnya kepada bapak pengasuh rubrik.

Jawaban :

Biaya jasa hukum dalam mediasi

Tidak ada ketentuan mengenai penetapan biaya jasa hukum oleh advokat. Namun pada umumnya, penentuan biasaya jasa hukum didasarkan pada beberapa variable seperti tingkat kerumitan perkara, penggunaan waktu dalam menangani perkara serta nilai perkara itu sendiri. Tidak ada komponen yang pasti ataupun persentase penghitungan biaya. Pada prinsipnya mengenai biaya penanganan suatu perkara merupakan kesepakatan antara advokat dengan klien.

Pencabutan Gugatan oleh Prinsipal

Dengan berpedoman pada ketentuan Pasal 271 Rv, Penggugat dapat mencabut gugatannya sepanjang Tergugat belum menyampaikan jawabannya. Atau apabila sudah masuk ke dalam pemeriksaan perkara, gugatan dapat dicabut jika Tergugat menyetujui hal tersebut.

Selanjutnya dalam Pasal 272 Rv disebutkan secara tegas bahwa yang berhak melakukan pencabutan adalah Klien itu sendiri dalam kapasitasnya sebagai Penggugat (prinsipal) atau Kuasa yang ditunjuk olehnya.

Dalam prakteknya pencabutan gugatan oleh Prinsipal biasanya dilakukan setelah mencabut surat kuasa dari advokat yang telah ditunjuknya. Tentunya pencabutan kuasa dilakukan apabila antara advokat sudah saling memenuhi hak dan kewajibannya, atau sudah bersepakat mengenai pencabutan surat kuasa dimaksud.

Namun yang harus diketahui, advokat memiliki hak retensi dalam hal pemberian kuasa. Apabila terdapat kewajiban, misalnya pembayaran biaya jasa hukum, yang belum dipenuhi oleh kliennya, maka advokat dapat menggunakan hak retensinya sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 1812 KUHPerdata.

Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat. Terima kasih.

Bimo Prasetio, S.H.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>