Home » Article » Perusahaan Terbatas lebih menguntungkan dalam berbisnis?

Perusahaan Terbatas lebih menguntungkan dalam berbisnis?

Perusahaan Terbatas lebih menguntungkan dalam berbisnis?

Perseroan Terbatas

Perseroan terbatas (PT) adalah badan hukum perusahaan yang paling banyak digunakan dan diminati oleh para pengusaha. Penyebabnya adalah karena badan hukum seperti ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan badan hukum lainnya. Kelebihannya antara lain luasnya badan usaha yang dimiliki, kebebasan bergerak dalam berbagai bidang usaha serta tanggung jawab yang dimiliki terbatas hanya kepada modal yang disetorkan.

Berikut ciri utama dari perusahaan yang berbentuk badan hukum PT, yaitu:

  1. Kewajiban terhadap pihak luar, terbatas hanya kepada modal yang disetorkannya. Artinya, jika perusahaan menanggung utang, maka kewajiban pemilik hanya terbatas kepada modal yang disetorkan. Oleh karena itu harta pribadi tidak ikut dijaminkan untuk membayar kewajiban tersebut;
  2. Kemudahan alih kepemilikan, artinya jika seseorang memegang saham perusahaan tersebut kemudian ingin menjualnya dengan berbagai sebab, maka dengan mudah dapat dipindahtangankan atau dijual ke pihak lain;
  3. Usia PT tidak terbatas, artinya perusahaan yang berbentuk PT memiliki usia yang tidak terbatas, selama masih mampu untuk beroperasi walaupun pemilik atau manajemennya meninggal dunia dapat dilanjutkan oleh pemilik saham lainnya;
  4. Kemampuan untuk menghimpun dana dalam jumlah yang besar, artinya jika perusahaan ingin memperoleh modal dalam jumlah yang besar, maka dengan mudah pihak kreditor untuk mempercayainya; dan
  5. Kebebasan untuk melakukan berbagai aktivitas bisnis, baik jenis atau bidang usaha maupun wilayah operasinya lebih luas dan beragam.

Kemudian untuk menjalankan aktivitasnya setiap PT memiliki Organ Perseroan, yaitu:

  1. Rapat Umum Pemegang Saham.
  2. Direksi.
  3. Dewan Komisaris.

Macam-macam perseroan terbatas yang dilihat dari berbagai sudut pandang, yakni:

1. Dilihat dari segi kepemilikan

a. Perseroan Terbatas Biasa

Merupakan PT dimana para pendirinya, pemegang saham dan pengurusnya adalah warga Negara Indonesia dan   badan hukum Indonesia.

b.Perseroan Terbatas Penanaman Modal asing
Merupakan PT yang didirikan dalam rangka penanaman modal yang dimungkinkan warga negara asing atau badan hukum asing menjadi pendiri, pemegang saham, dan pengurusnya. Namun tidak seluruh jabatan direksi dapat diisi oleh warga negara asing, misalnya yang berkaitan dengan bidang Ketenagakerjaan.

c. Perseroan Terbatas PERSERO

Merupakan PT milik pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Perseroan terbatas jenis ini sebagian besar pengaturannya tunduk pada ketentuan tentang Badan Usaha Milik Negara. Biasanya perusahaan jenis ini, kata perseroan ditulis di belakang nama perseroan terbatas tersebut. Contoh: PT Telkom (Persero).

 2. Dilihat dari segi status perseroan terbatas terbagi dalam:

a. Perseroan Tertutup

Perseroan tertutup merupakan Perseroan Terbatas yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang tidak melakukan penawaran umum.

b. Perseroan Terbuka

Perseroan Terbuka maksudnya adalah perseroan yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang melakukan penawaran umum, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Persyaratan mendirikan PT sesuai dengan undang-undang, yakni:

  1. Perseroan didirikan oleh dua orang atau lebih dengan Akta Notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia;
  2. Setiap pendirian Perseroan wajib mengambil bagian saham pada saat perseroan didirikan;
  3. Perseroan memperoleh badan hukum pada tanggal diterbitkannya keputusan menteri mengenai pengesahan badan hukum perseroan;

Untuk lebih lengkapnya mengenai pendirian PT dapat dibaca melalui link berikut ini (http://www.legal4ukm.com/pendirian-perseroan-terbatas-pt/)

Dalam praktiknya modal perseroan terbatas terdiri dari:

  1. Modal Dasar (Authorized Capital)

Modal dasar terdiri dari atas seluruh nilai nominal saham dan merupakan modal pertama kali dan tertera dalam akta notaris pada saat perseroan terbatas tersebut didirikan.

  1. Modal ditempatkan atau dikeluarkan (Issued Capital)

Merupakan modal yang telah ditempatkan atau dikeluarkan oleh pemegang saham. Besarnya modal ditempatkan minimal 25% dari modal dasar.

  1. Modal disetor (Paid-Up Capital)

Merupakan modal yang harus disetor oleh pemegang saham yang jumlahnya paling sedikit 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetorkan penuh. Modal ditempatkan dan disetorkan penuh dengan dibuktikan dengan penyetoran yang sah.

Ingin mengetahui lebih jauh mengenai prosedur dan biaya pendirian PT silahkan menghubungi 081298755257  atau melalui info@legal4ukm.com

Ingin mengikuti tips dan info seputar aspek hukum bisnis Follow kami @Legal4UKM

Artikel terkait

-         Strategi Memilih Badan Usaha yang Tepat Dalam Bisnis

-        Jenis dan Karakteristik Badan Usaha (1) -Perusahaan Perseorangan

-        Jenis dan Karakteristik Badan Usaha (2) -Firma

-        Jenis dan Karakteristik Badan Usaha (3 ) – CV

-        Jenis dan Karakteristik Badan Usaha (5 ) – Koperasi

-        Jenis dan Karakteristik Badan Usaha (6) – Yayasan